Senin, 27 Maret 2017

Perbedaan Juice dan Smoothie


Memilih untuk mengkonsumsi makanan segar dari jenis apapun berarti Anda memiliki kemungkinan besar telah bersentuhan dengan dunia juicing dan blending. Juice dan smoothie sangat cepat popular. Dapat kita lihat outlet juice, lapak yang menjual smoothie, resep-resep juice dan smoothie, bermunculan di semua tempat !

Pertanyaan yang sering muncul seputar Juice dan Blending

1. Apa perbedaan Juice dan smoothie ?
2. Mana yang lebih bagus untuk saya ?
3. Kenapa saya tdk bisa hanya memakan makanan tanpa di juice atau di blend ?

Semoga artikel ini akan membantu untuk meluruskan beberapa informasi yang salah dan membingungkan, dan untuk menunjukkan kebaikan juice dan smoothie untuk kesehatan !

Apa perbedaan juice dan smoothie ?


Apa yang dimaksud dengan juice ?

Juice adalah cairan dari bahan makanan nabati, yang kemudian meniadakan semua seratnya. Juice dalam pikiran kita adalah minuman sehat. Kami lebih suka menyebutnya sebagai "vitamin dan mineral infus". Proses juicing menghilangkan semua serat dan beberapa protein dari bahan makanan nabati. Ini berarti bahwa tubuh tidak harus melakukan pekerjaan pencernaan untuk mengekstrak nutrisi dari juice, karena mereka diserap langsung ke dalam aliran darah. Anda dapat membuat juice dari semua bahan makanan nabati yang mengandung cairan. Buah-buahan, sayuran dan bahan-bahan herbal adalah bahan juice yang paling umum.


Apa yang dimaksud dengan smoothie ?

Smoothie adalah minuman yang dihasilkan dari proses olahan mesin blender. Ini berarti makanan dicacah menjadi bentuk cair, namun tetap mengandung serat. Karena serat masih ada walaupun sedikit rusak, maka tubuh masih harus melakukan proses pencernaan smoothie yang dikonsumsi, tetapi proses pencernaan tersebut lebih ringan jika dibandingkan harus mencerna makanan dalam bentuk aslinya. Anda mungkin berpikir analogi ini sedikit menjijikkan, tapi dapat diumpamakan bahwa smoothie adalah makanan yang dibuat menjadi bubur. Smoothie dapat dibuat dari bahan makanan yang mengandung cairan maupun yang tidak. Smoothie dapat dibuat dari sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, superfoods, suplemen, bahan-bahan herbal, rempah-rempah, pokoknya segala sesuatu yg dapat Anda pikirkan maka bisa Anda ubah menjadi smoothie !

Apa perbedaannya pada kesehatan ?

Juice sayuran

Juice benar-benar minuman sehat yang menakjubkan. Juice sangat baik untuk orang-orang yang mempunyai gangguan pencernaan, yang kesulitan mencerna sayuran, atau lainnya. Hal ini merujuk pada fakta bahwa hanya dengan sedikit kerja dari saluran pencernaan dalam tubuh, kandungan serat dalam sayuran tetap dapat diserap dengan baik. Juice juga bagus untuk membersihkan organ dalam tubuh, karena tubuh tidak membutuhkan usaha lebih untuk mencerna makanan, sehingga semua energi dapat diarahkan untuk membersihkan tubuh dari limbah dan racun. Juice membuat tubuh lebih fokus pada proses penyembuhan karena penyediaan nutrisi untuk tubuh dibuat dalam bentuk cair. Juice juga bekerja secara mengagumkan dalam mendukung penyembuhan usus yang rusak, dan sejumlah masalah kesehatan lainnya.

Blending

Smoothie mengagumkan bagi mereka yang membutuhkan makanan cepat saji di mana saja dan tidak punya waktu untuk duduk dan makan sesuatu. Smoothie baik dikonsumsi sebelum dan setelah beraktifitas, karena smoothie cukup ringan sehingga tidak akan menambah berat badan tetapi cukup berat sehingga Anda tidak akan merasa cepat lapar. Anda juga dapat membuatnya dengan bahan-bahan yang akan membantu proses pemulihan setelah bekerja keras. Smoothie juga bagus untuk orang-orang yang berpuasa, karena membantu tubuh membiasakan pada makanan padat dengan lebih bertahap daripada langsung mengkonsumsi makanan padat. Smoothie membantu proses pembersihkan usus besar, karena mengandung serat yang akan "menyapu" keluar limbah yang ada di saluran usus. Serat ini akan mengikat racun dan mengantarnya keluar dari sistem pencernaan. Smoothie juga bagus bagi mereka yang ingin mulai mengkonsumsi makanan segar tapi tidak bisa mengolahnya. Anda dapat menyembunyikan rasa dari bahan makanan yang kurang enak seperti sayuran hijau dan superfood dengan rasa manis dari buah.

Bagaimana membuat juice dan smoothie


Bagaimana membuat juice ?
Untuk membuat juice, Anda akan perlu juicer. Centrifugal Juicer adalah jenis juicer yang memiliki pisau atau piringan yang berputar dengan kecepatan tinggi, mencacah buah-buahan dan sayuran, dan kemudian dengan saringan halus akan mengekstrak cairannya. Juice sayuran hijau sangat bermanfaat karena tubuh kita tidak memiliki enzim yang ditemukan di sayuran yang berguna untuk memecah dinding sel. Ini berarti bahwa dengan membuat jus hijau maka akan didapatkan akses ke nutrisi yang terkunci di dalam sel-sel. Selain sayuran hijau, sayuran jenis lainnya juga bagus di juice karena seringkali lebih sulit untuk dicerna. Sayuran hijau lebih bagus di juice menggunakan masticating juicer karena proses ekstraksi lebih lambat sehingga memungkinkan didapatkan lebih banyak nutrisi dibandingkan menggunakan centrifugal juicer.

Bagaimana membuat smoothie ?


Kami merekomendasikan untuk menggunakan blender berkecepatan tinggi jika anda serius memilih mengkonsumsi smoothies dalam diet Anda. Blender dengan kerja yang lambat (kurang dari satu tenaga kuda) akan memakan waktu lebih lama untuk mencampur semua bahan smoothie dan tidak akan mencacahnya sebaik blender berkecepatan tinggi. Hal ini akan memasukkan lebih banyak oksigen ke dalam smoothie sehingga mempercepat proses oksidasi, yang berarti kandungan nutrisi pada smoothie berkurang. Menggunakan blender berkecepatan tinggi akan memastikan kerusakan yang terjadi pada smoothie akibat oksidasi lebih sedikit dan tekstur yang dihasilkan lebih halus juga lebih lezat.

Ada beberapa jenis botani yang tidak bisa dibuat juice atau smoothie. Berikut adalah beberapa hal yang baik untuk dihindari ketika membuat jus dan smoothie.

Pantangan dalam membuat juice

Terlalu banyak buah - Juice bagus untuk tubuh, termasuk organ hati pada kasus-kasus tertentu, tapi hindari membuat juice dari buah dengan jumlah yang berlebihan. Konsumsi buah terbaik adalah dengan memakan serat alami dari buah, karena jika hanya mengkonsumsi cairan buah yang mengandung gula yang kemudian gula ini akan masuk dengan cepat ke dalam aliran darah, maka hati harus bekerja ekstra keras untuk menyaringnya. Jadi cara terbaik untuk membuat juice adalah dengan tidak memasukkan buah didalamnya atau batasi hanya dengan menambah seporsi kecil apel hijau.

Juice bayam dan juice chard setiap hari - bayam dan chard mengandung oksalat yang tinggi yang dapat menyebabkan masalah batu ginjal pada orang-orang yang rentan. Karena itu disarankan mengkonsumsi juice bayam atau chard minimal dua hari sekali. Selain dua jenis juice sayuran tersebut, juice sayuran lainnya bisa dikonsumsi tiap hari. 

Pantangan dalam membuat smoothie

Bahan yang banyak mengandung zat tepung, serta bahan yang sulit dicerna - Hindari membuat smoothie dari bahan yang mengandung banyak zat tepung seperti ketela dan kentang, dan juga umbi-umbian seperti bit dan wortel yang sulit dicerna tubuh. Bahan-bahan ini sulit dicerna tubuh walaupun dikonsumsi dalam bentuk smoothie. 

Terlalu banyak bahan – Beberapa jenis bahan dapat dicampurkan dalam smoothie untuk mendapatkan limpahan nutrisi yang baik bagi tubuh. Ada banyak jenis superfood, bahan makanan berbentuk bubuk seperti bubuk coklat, ramu-ramuan, bahan-bahan herbal, buah-buahan, dan sayuran di luar sana, tetapi jangan mencampur semuanya dalam setiap smoothie yang dibuat. Cukup gunakan sedikit jenis bahan (2-6 bahan) dalam smoothie, hal ini jauh lebih baik bagi saluran pencernaan. Jika smoothie dibuat dengan jenis bahan yang banyak maka dikuatirkan akan berbahaya bagi tubuh. 


Jadi, baik Juice maupun Smoothie, masing-masing memiliki fungsi pada diet makanan segar, dan proses penyembuhan penyakit. Tidak ada yang bisa disebut lebih unggul tapi keduanya akan saling melengkapi untuk memberikan nutrisi terbaik bagi tubuh.


1 komentar: