Senin, 27 Maret 2017

Perbedaan Juice dan Smoothie


Memilih untuk mengkonsumsi makanan segar dari jenis apapun berarti Anda memiliki kemungkinan besar telah bersentuhan dengan dunia juicing dan blending. Juice dan smoothie sangat cepat popular. Dapat kita lihat outlet juice, lapak yang menjual smoothie, resep-resep juice dan smoothie, bermunculan di semua tempat !

Pertanyaan yang sering muncul seputar Juice dan Blending

1. Apa perbedaan Juice dan smoothie ?
2. Mana yang lebih bagus untuk saya ?
3. Kenapa saya tdk bisa hanya memakan makanan tanpa di juice atau di blend ?

Semoga artikel ini akan membantu untuk meluruskan beberapa informasi yang salah dan membingungkan, dan untuk menunjukkan kebaikan juice dan smoothie untuk kesehatan !

Apa perbedaan juice dan smoothie ?


Apa yang dimaksud dengan juice ?

Juice adalah cairan dari bahan makanan nabati, yang kemudian meniadakan semua seratnya. Juice dalam pikiran kita adalah minuman sehat. Kami lebih suka menyebutnya sebagai "vitamin dan mineral infus". Proses juicing menghilangkan semua serat dan beberapa protein dari bahan makanan nabati. Ini berarti bahwa tubuh tidak harus melakukan pekerjaan pencernaan untuk mengekstrak nutrisi dari juice, karena mereka diserap langsung ke dalam aliran darah. Anda dapat membuat juice dari semua bahan makanan nabati yang mengandung cairan. Buah-buahan, sayuran dan bahan-bahan herbal adalah bahan juice yang paling umum.


Apa yang dimaksud dengan smoothie ?

Smoothie adalah minuman yang dihasilkan dari proses olahan mesin blender. Ini berarti makanan dicacah menjadi bentuk cair, namun tetap mengandung serat. Karena serat masih ada walaupun sedikit rusak, maka tubuh masih harus melakukan proses pencernaan smoothie yang dikonsumsi, tetapi proses pencernaan tersebut lebih ringan jika dibandingkan harus mencerna makanan dalam bentuk aslinya. Anda mungkin berpikir analogi ini sedikit menjijikkan, tapi dapat diumpamakan bahwa smoothie adalah makanan yang dibuat menjadi bubur. Smoothie dapat dibuat dari bahan makanan yang mengandung cairan maupun yang tidak. Smoothie dapat dibuat dari sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, superfoods, suplemen, bahan-bahan herbal, rempah-rempah, pokoknya segala sesuatu yg dapat Anda pikirkan maka bisa Anda ubah menjadi smoothie !

Apa perbedaannya pada kesehatan ?

Juice sayuran

Juice benar-benar minuman sehat yang menakjubkan. Juice sangat baik untuk orang-orang yang mempunyai gangguan pencernaan, yang kesulitan mencerna sayuran, atau lainnya. Hal ini merujuk pada fakta bahwa hanya dengan sedikit kerja dari saluran pencernaan dalam tubuh, kandungan serat dalam sayuran tetap dapat diserap dengan baik. Juice juga bagus untuk membersihkan organ dalam tubuh, karena tubuh tidak membutuhkan usaha lebih untuk mencerna makanan, sehingga semua energi dapat diarahkan untuk membersihkan tubuh dari limbah dan racun. Juice membuat tubuh lebih fokus pada proses penyembuhan karena penyediaan nutrisi untuk tubuh dibuat dalam bentuk cair. Juice juga bekerja secara mengagumkan dalam mendukung penyembuhan usus yang rusak, dan sejumlah masalah kesehatan lainnya.

Blending

Smoothie mengagumkan bagi mereka yang membutuhkan makanan cepat saji di mana saja dan tidak punya waktu untuk duduk dan makan sesuatu. Smoothie baik dikonsumsi sebelum dan setelah beraktifitas, karena smoothie cukup ringan sehingga tidak akan menambah berat badan tetapi cukup berat sehingga Anda tidak akan merasa cepat lapar. Anda juga dapat membuatnya dengan bahan-bahan yang akan membantu proses pemulihan setelah bekerja keras. Smoothie juga bagus untuk orang-orang yang berpuasa, karena membantu tubuh membiasakan pada makanan padat dengan lebih bertahap daripada langsung mengkonsumsi makanan padat. Smoothie membantu proses pembersihkan usus besar, karena mengandung serat yang akan "menyapu" keluar limbah yang ada di saluran usus. Serat ini akan mengikat racun dan mengantarnya keluar dari sistem pencernaan. Smoothie juga bagus bagi mereka yang ingin mulai mengkonsumsi makanan segar tapi tidak bisa mengolahnya. Anda dapat menyembunyikan rasa dari bahan makanan yang kurang enak seperti sayuran hijau dan superfood dengan rasa manis dari buah.

Bagaimana membuat juice dan smoothie


Bagaimana membuat juice ?
Untuk membuat juice, Anda akan perlu juicer. Centrifugal Juicer adalah jenis juicer yang memiliki pisau atau piringan yang berputar dengan kecepatan tinggi, mencacah buah-buahan dan sayuran, dan kemudian dengan saringan halus akan mengekstrak cairannya. Juice sayuran hijau sangat bermanfaat karena tubuh kita tidak memiliki enzim yang ditemukan di sayuran yang berguna untuk memecah dinding sel. Ini berarti bahwa dengan membuat jus hijau maka akan didapatkan akses ke nutrisi yang terkunci di dalam sel-sel. Selain sayuran hijau, sayuran jenis lainnya juga bagus di juice karena seringkali lebih sulit untuk dicerna. Sayuran hijau lebih bagus di juice menggunakan masticating juicer karena proses ekstraksi lebih lambat sehingga memungkinkan didapatkan lebih banyak nutrisi dibandingkan menggunakan centrifugal juicer.

Bagaimana membuat smoothie ?


Kami merekomendasikan untuk menggunakan blender berkecepatan tinggi jika anda serius memilih mengkonsumsi smoothies dalam diet Anda. Blender dengan kerja yang lambat (kurang dari satu tenaga kuda) akan memakan waktu lebih lama untuk mencampur semua bahan smoothie dan tidak akan mencacahnya sebaik blender berkecepatan tinggi. Hal ini akan memasukkan lebih banyak oksigen ke dalam smoothie sehingga mempercepat proses oksidasi, yang berarti kandungan nutrisi pada smoothie berkurang. Menggunakan blender berkecepatan tinggi akan memastikan kerusakan yang terjadi pada smoothie akibat oksidasi lebih sedikit dan tekstur yang dihasilkan lebih halus juga lebih lezat.

Ada beberapa jenis botani yang tidak bisa dibuat juice atau smoothie. Berikut adalah beberapa hal yang baik untuk dihindari ketika membuat jus dan smoothie.

Pantangan dalam membuat juice

Terlalu banyak buah - Juice bagus untuk tubuh, termasuk organ hati pada kasus-kasus tertentu, tapi hindari membuat juice dari buah dengan jumlah yang berlebihan. Konsumsi buah terbaik adalah dengan memakan serat alami dari buah, karena jika hanya mengkonsumsi cairan buah yang mengandung gula yang kemudian gula ini akan masuk dengan cepat ke dalam aliran darah, maka hati harus bekerja ekstra keras untuk menyaringnya. Jadi cara terbaik untuk membuat juice adalah dengan tidak memasukkan buah didalamnya atau batasi hanya dengan menambah seporsi kecil apel hijau.

Juice bayam dan juice chard setiap hari - bayam dan chard mengandung oksalat yang tinggi yang dapat menyebabkan masalah batu ginjal pada orang-orang yang rentan. Karena itu disarankan mengkonsumsi juice bayam atau chard minimal dua hari sekali. Selain dua jenis juice sayuran tersebut, juice sayuran lainnya bisa dikonsumsi tiap hari. 

Pantangan dalam membuat smoothie

Bahan yang banyak mengandung zat tepung, serta bahan yang sulit dicerna - Hindari membuat smoothie dari bahan yang mengandung banyak zat tepung seperti ketela dan kentang, dan juga umbi-umbian seperti bit dan wortel yang sulit dicerna tubuh. Bahan-bahan ini sulit dicerna tubuh walaupun dikonsumsi dalam bentuk smoothie. 

Terlalu banyak bahan – Beberapa jenis bahan dapat dicampurkan dalam smoothie untuk mendapatkan limpahan nutrisi yang baik bagi tubuh. Ada banyak jenis superfood, bahan makanan berbentuk bubuk seperti bubuk coklat, ramu-ramuan, bahan-bahan herbal, buah-buahan, dan sayuran di luar sana, tetapi jangan mencampur semuanya dalam setiap smoothie yang dibuat. Cukup gunakan sedikit jenis bahan (2-6 bahan) dalam smoothie, hal ini jauh lebih baik bagi saluran pencernaan. Jika smoothie dibuat dengan jenis bahan yang banyak maka dikuatirkan akan berbahaya bagi tubuh. 


Jadi, baik Juice maupun Smoothie, masing-masing memiliki fungsi pada diet makanan segar, dan proses penyembuhan penyakit. Tidak ada yang bisa disebut lebih unggul tapi keduanya akan saling melengkapi untuk memberikan nutrisi terbaik bagi tubuh.


Kamis, 23 Maret 2017

Sejarah Jus


Beberapa bukti awal yang menunjukkan bahwa manusia membuat "jus/juice" (buah atau sayuran yang di extraksi atau ditekan sehingga keluar cairan alami yang dikandungnya) untuk kesehatan adalah dari naskah laut mati yang ditulis 150 SM sampai 70 M. Dijelaskan dalam naskah tesebut bahwa "buah delima dan buah ara yang ditumbuk" akan menghasilkan "kesehatan dan kecantikan".


Diduga, pada saat itu, jus telah dibuat menggunakan alat semacam alu apotek dan gilingan kemudian diperas/disaring. Banyak budaya di dunia yang menggunakan rempah-rempah dan tumbuhan bahkan kombinasi keduanya untuk membuat ramuan yang bagus untuk kesehatan. Di Korea, jus hijau menjadi bagian dari ritual untuk penyembuhan.
1920 Max Gerson seorang ilmuwan Jerman mengembangkan terapi menggabungkan diet vegetarian dan jus dari bahan segar. Karyanya masih dipelajari dan dikembangkan saat ini di Gerson Institute.
1936 Dr Norman Walker menerbitkan buku tentang Jus sayuran. Juicer dengan merk Norwalk adalah hasil dari buku ini dan menjadi Juicer yang mendunia. Lebih dari tujuh puluh tahun Dr Walker mempelajari makanan sehat dan mengembangkan cara terbaik untuk mendapatkan gizi adalah dengan lebih banyak memakan makanan mentah dan jus yang disebutnya "Living Food".  Norwalk juicer masih tersedia sampai saat ini, cara kerjanya dengan terlebih dahulu mencacah buah atau sayur, kemudian cacahan tersebut ditempatkan disuatu wadah kasa dan di tekan dari atas (pres) untuk mengeluarkan cairannya. Dr Walker hidup sampai usia 118 tahun !

1954 Munculnya Champion Juicer merupakan masticating juicer pertama. Masticating Juicer menggunakan alat serupa bor untuk memproses bahan makanan, kerja motornya lambat, tapi mampu menjaga enzim yang dikandung bahan makanan sehingga menghasilkan juice yang pekat, serta bisa langsung memisahkan antara cairan dan ampasnya. Hanya saja, juicer jenis ini mempunyai tabung yang kecil sehingga bahan makanan yang akan diproses harus dipotong kecil-kecil dan di tekan kedalam tabung menggunakan alat penekannya. Juicer ini bisa membuat jus dari hampir semua jenis sayuran.
1960 Dr. Bernard Jensen membuka Kampung Sehat (Health Ranch) di Escondido, California. Pasiennya datang dari seluruh dunia. Ditempat tersebut diajarkan tentang gizi yang benar, olahraga, udara segar, sinar matahari, istirahat yang cukup dan sikap yang positif untuk menghilangkan gejala penyakit kronis. Health Ranch saat ini dikenal dengan nama Bernard Jensen Internasional, menyebutkan bahwa terapi yang paling penting untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan penyakit adalah dengan memperbaiki nutrisi yang masuk ke tubuh.
1970 Jack Lalanne, seorang penggiat olahraga, ahli gizi dan motivator dari Amerika yang mendapat julukan "the godfather of fitness" mulai membahas manfaat jus dan kesehatan yang didapat dari bahan makanan segar, bukan makanan olahan. Dia menciptakan istilah " That's the power of the juice !" dan istilah tersebut menjadi pupuler.
1989 Jay Kordich, dikenal sebagai bapak jus sayuran, jus buah dan nutrisi, muncul untuk pertama kalinya di televisi pada iklan jus dan kemudian menerbitkan dua buku tentang jus. Dia mengajar seputar jus dan diet makanan segar.
1993 GreenPower Juicer diciptakan oleh Mr Kim dari Korea. Proses ekstraksi menggunakan dua roda gigi didasarkan pada kerja alu yang menekan (pres) sehingga keluar semua cairan alami dari buah dan sayuran, dan tidak ada nutrisi atau enzim yang hilang karena pisau berkecepatan tingginya bergerak secara sentrifugal (berputar).
1990 dan seterusnya Juicer menjadi sangat populer dan tersedia di banyak toko.
2000 Dr. Bernard Jensen menerbitkan buku Terapi Juice (Juice Therapy). Bertahun-tahun Dr. Jensen melakukan penelitian dan membuktikan bahwa jus buah dan sayuran adalah metode tercepat untuk memberi nutrisi ke dalam tubuh kita. Juga ditunjukkan efek dari jus yang luar biasa yaitu dapat meremajaan dan menyembuhkan tubuh.
2001 Jason Vale menulis buku pertamanya yang membicarakan manfaat yang didapatkan dari jus. Selama beberapa waktu, ia terus-menerus menulis buku tentang jus dan mempromosikan jus di media.
2009 Andrew dan Carol West mulai memperkenalkan penggunaan Jus yang dikombinasikan dengan perawatan usus secara hidroterapi (terapi yang menggunakan air sebagai medianya) yang diyakini dapat menghilangan racun (detox) selama 3 hari, di Spanyol. Proses ini begitu populer dan pasiennya berdatangan dari seluruh Eropa. Kemudian mereka membuka kelas Juicing and Nutritarian pertama di Eropa yang dikenal dengan nama Obsidian Retreat.
2010 The Mail on Sunday, The Times dan sejumlah majalah membuat ulasan tentang keberhasilan program di Obsidian Retreat dalam menangani pasien-pasiennya yang mempunyai penyakit seperti diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi dll. Awalnya Obsidian Retreat hanya mempunyai villa dengan 5 kamar tidur kemudian berkembang menjadi hotel dengan 26 kamar dan sekarang Obsidian Retreat buka setiap hari. Mereka masih menggunakan diet jus nabati untuk menjaga kesehatan bahkan di beberapa kejadian dapat menyembuhkan penyakit yang diderita pasien.
2010 Joe Cross dan beberapa orang Australia yang ada di Amerika membuat sebuah film dokumenter 60 hari dengan judul “Fat, Sick and Nearly Dead” di bawah pengawasan Dr Joel Fuhrman, Direktur Nutrition Research Foundation. Cross hanya mengkonsumsi jus dan makanan nabati kaya serat, hasilnya berat badannya turun 100 pounds (sekitar 45 kg), selama itu dia juga menghentikan semua pengobatan kimia. Kemudian dia menjadi motivator dan pembicara jus dan diet makanan segar.
2013 Channel 5 di UK (United Kingdom) menayangkan “Fat, Sick and Nearly Dead” di televisi nasional. Inggris mencatat telah terjadi peningkatan penjualan juicer setelah tayangan tersebut bahkan beberapa pembeli harus masuk daftar tunggu. 

Source : Sejarah Jus

Senin, 20 Maret 2017

Timeline Fotografi (3)

Sekitar tahun 1900
1900 Brownie : Kodak memperkenalkan Brownie, kamera dengan harga murah dan teknologi yang sederhana sehingga fotografi semakin dikenal masyarakat. Hal ini memungkinkan siapa pun untuk menjadi fotografer, dan kamera ini menjadi salah satu kamera yang paling populer di abad ke-20.


1902 Edward Weston (USA) : di usianya yang ke-16 tahun, ayahnya memberinya kamera Kodak Bulls-Eye # 2 dan ia mulai memotret di peternakan bibinya dan di taman-taman Chicago. Ini adalah langkah pertama dalam karir Weston untuk menjadi salah satu fotografer paling produktif di Amerika. Karya Weston keluar dari pakem yang ada. Weston menggunakan fotografi untuk menunjukkan struktur/pola dasar dari suatu objek, menyatukan pemikiran yang rasional dan perasaan yang subjektif. Bagi Weston, "the thing it self" (apa adanya dari sesuatu), bukan rekaan di depan kamera, itulah inti dari sesuatu tersebut.


1904 Lewis Hine (USA) : Antara tahun 1904 sampai 1909 telah mengambil lebih dari 200 foto. Dia adalah seorang fotografer yang mengabadikan perubahan sosial, ia mendokumentasikan masuknya imigran dari luar Amerika melalui Ellis Island, daerah kumuh di kota New York dan menjadi pengacara untuk penyusunan undang-undang pekerja anak. Disewa oleh Komite Pekerja Anak Nasional AS pada tahun 1909 untuk memotret anak-anak yang bekerja di tambang batu bara.

1907 Margaret Bourke-White (USA) : Di usia 22 tahun, ia pindah ke Eropa untuk membantu dan menjadi model bagi Man Ray. Selama waktu itu, secara kebetulan dia mengenal 'efek solarisasi' yang digunakan Man Ray. Dia kemudian ditugaskan oleh Angkatan Darat AS untuk memotret kamp-kamp konsentrasi, dan juga menjadi kontributor majalah Vogue. (D. 1971)

1907 Autochrome plate : Foto berwarna pertama, diperkenalkan oleh kakak beradik Lumiere dari Perancis. Metode ini terinspirasi dari tepung kentang yang jika dilihat pada mikroskop akan terlihat butir-butir berwarna seperti mosaik yang nantinya berfungsi sebagai filter warna pada kamera yang dibuat menggunakan lempengan kaca dan diletakkan berhadapan dengan lensa. Filter warna ini akan mencampur warna saat cahaya masuk ke kamera sehingga didapat foto dengan warna yang sesuai dengan warna asli objek. Foto dengan metode Autochromes terbukti mempunyai warna dan detail yang sesuai dengan kondisi objek.


1913 Leica established : Leica memproduksi foto dengan format 35mm. Kamera komersial pertama, The Leica I, menjadi terkenal di pasaran di tahun 1924. 


1914 Eugene Atget (France) : (lahir sebagai anak yatim pada tahun 1857) Mendapatkan pengakuan di Paris sebagai Art Photographer (fotografer seni), yang mengabadikan kota Paris dan penduduknya dalam foto. Pada saat kematiannya pada tahun 1927, ia meninggalkan 2.000 negatif film pada lempeng kaca berukuran 8x10, dan lebih dari 10.000 foto.

1917 Hannah Hoch (Germany) : Mulai terlibat dalam grup Berlin DADA yaitu suatu gerakan seni di Eropa yang merupakan reaksi dari Perang Dunia I. Honc menjadi satu-satunya wanita di grup tersebut. Dia membuat karya photo-montage (seni fotografi yang dihasilkan dengan memotong dan menempel beberapa foto lain sehingga menjadi sebuah composit photograph berupa karya foto yang sama sekali baru).


1923 Richard Avedon (USA) born : Dia menjadi fotografer Amerika yang paling menonjol dan dihormati di paruh kedua abad ke-20.

1929 An American Place : Studio yang didirikan oleh Alfred Stieglitz, di New York. Dia mengubah fotografi dari proses mekanis menjadi bentuk seni yang sejajar dengan melukis atau mematung.

1930 Leni Riefenstahl (Germany) : Menyutradarai film Triumph des Willens ("Triumph of the Will") dan Olympia yang menjadi perhatian dunia dan menerima banyak pujian. Dikenal sebagai "Ibu Dokumenter (Mother of the Documentary)", karya foto dan filmnya dipuji karena berciri khas penuh nuansa propaganda. Kontroversi seputar namanya bahkan berlangsung sampai hari ini. Apakah dia seorang simpatisan Nazi atau pembuat film dokumenter ? Dia mengaku sebagai pekerja seni, tapi ia juga mengatakan dalam bukunya, "Hinter den Kulissen des Reichsparteitag Films", bagaimana dia membantu merencanakan konvensi Partai Nazi di Nuremberg tahun 1934 dengan membuat film yang efektif untuk mempengaruhi pemikiran penontonnya. Mungkin, kontribusinya yang paling besar di bidang fotografi adalah dengan foto dan filmnya yang berciri propaganda bisa mendorong timbulnya diskusi-diskusi tentang keterkaitan antara seni dan masyarakat dan selanjutnya antara seni dan politik.

1931 Strobe Photography : Pengembangan fotografi strobe (fotografi yang menggunakan cahaya buatan) oleh Harold ("Doc") Edgerton (dikenal juga sebagai Papa Flash) di MIT. Cabang fotografi ini akhirnya mengarah ke flash fotografi modern.

1932 Photoelectric cell : Pembuatan light meter (alat untuk mengukur intensitas cahaya) yang menggunakan photoelectric cell.


1932 Group f/64 founded : Edward Weston, Ansel Adams, Willard Van Dyke, John Paul Edwards, dan Imogen Cunningham membentuk Grup f/64. Mereka mengambil nama dari pengaturan aperture (besaran bukaan lensa yang mengatur cahaya yang masuk ke kamera) yang mereka sukai, yang merupakan bukaan lensa terkecil pada saat itu. Grup tersebut berkembang terus sampai tahun 1935, setelah itu grup f/64 berkembang menjadi West Coast School yang merupakan sekolah yang mengajarkan ilmu fotografi.

1935 Farm Security Administration : Didirikan Farm Security Administration (departemen di pemerintahan yang mengurusi pemukiman penduduk, dikenal sebagai Resettlement Administration sampai tahun 1937). Salah satu tugas FSA adalah membuat dokumentasi bergambar tentang kondisi kehidupan di pedesaan dan di kota kecil. Roy Stryker yang bekerja pada FSA bertugas mengelola bidang sejarah. Stryker meminta Walker Evans, Dorothea Lange, Arthur Rothstein, et al. untuk memotret kesulitan warga di pedesaan selama enam tahun. Stryker menunjuk fotografer Arthur Rothstein untuk menyusun pedoman teknis dan estetika untuk mengkampanyekan FSA melalui foto-foto. Setelah itu, Stryker menunjuk fotografer Carl Mydans untuk melanjutkan pekerjaan Arthur Rothstein (sampai musim panas 1936), dilanjutkan fotografer Walker Evans (sampai dengan September 1937) dan Dorothea Lange (hingga 1942).

1935 Kodachrome : Kodak memperkenalkan Kodachrome, film transparansi positif warna pertama, yang juga mengarah ke gambar bergerak (movie) berwarna. Kodachrome menjadi film slide warna terbaik sampai tahun 1990-an.


1935 WPA (Works Progress Administration) : WPA dibentuk oleh Roosevelt Administrasi terdiri dari fotografer terkenal di era Dorothea Lange (1895 - 1965) dan Walker Evans (USA) (1903 -1975) (USA)

1936 Life : Majalah Life (Life Magazine) diterbitkan pertama kali. Majalah Life adalah majalah yang lebih mengedepankan gambar/foto dibanding majalah lainnya yang terbit di abad ke-20.


1937 Lisette Model : Lahir di Austria, memulai usaha fotografinya sejak tahun 1937 yang menuntunnya membuat sebuah pameran di Museum Modern Art di New York tahun 1940. Bekerja untuk Hapers Bazaar (1941-1953) dan juga mengajar fotografi di NYC (1951-1982), salah satu muridnya adalah Diane Arbus.

Diane Arbus (USA) born 1923 : Mempelajari fotografi saat bekerja pada Lisette Model, kemudian menjadi fotografer terkenal yang mengkhususkan diri dalam foto Portraits (foto yang menjadikan manusia sebagai objeknya) di New York City, mengadakan pameran di Museum Modern Art di New York, kemudian mengajar fotografi di Parsons, Cooper Union, dan RISD. Dia dikenal karena ikut mendokumentasikan kehidupan masyarakat Amerika di pinggiran disaat banyak fotografer lain tidak bersedia melakukannya. Meninggal karena bunuh diri pada tahun 1971.

1940 Ansel Adams (USA) : Bersama Fred Archer membuat Sistem Zona (The Zone System), yaitu metode yang sangat tepat dalam pengaturan cahaya (exposure), pemrosesan foto dengan bahan kimia (development), dan pencetakan foto hitam putih (black and whita photo). Foto epiknya tentang Amerika Barat - terutama Taman Nasional Yosemite – menunjukkan keindahan Amerika pada seluruh dunia.


1942 Kodacolor : Kodak memperkenalkan Kodacolor, film negatif warna pertama, yang memudahkan pencetakan foto warna.


1942 Lee Miller (USA) : Fotografer pertama yang mengabadikan “kehidupan”, dan pada tahun 1942 menjadi Fotografer resmi pertama untuk US Army Air Corps di mana ia menjadi jurnalis foto di Perang Dunia II dan Perang Korea. Dia juga menjadi wanita pertama yang terbang dalam misi pengeboman, yang terjadi di Afrika Utara.

1943 Russian Galina Sankova : Seorang jurnalis Rusia, membuat foto anak-anak Rusia di kamp-kamp konsentrasi Jerman selama Perang Dunia II, yang dibukukan dengan judul "On the Trail of Horror". Menjadi salah satu Fotografer Wanita Rusia yang paling terkenal di masa itu.

1946 Freestyle : Freestyle didirikan oleh Sam Fatman dan Irving Resch di New York, yang menjual kelebihan persediaan film milik militer di perang dunia II. Setelah pindah ke Los Angeles, Freestyle sampai hari ini tetap menawarkan produk fotografi lengkap bernilai tinggi.

1947 Magnum Photos : Henri Cartier-Bresson, Robert Capa, dan David Seymour memulai “Magnum Photos” yaitu tempat bagi fotografer untuk memamerkan karyanya.

Henri Cartier-Bresson (France) born 1908 : Dianggap sebagai salah satu fotografer besar pada zamannya, Henri Cartier-Bresson berwarga negara Prancis yang membawa "snap shooting (proses pengambilan foto)” ke tingkatan seni yang tinggi. Kemampuannya untuk menangkap "the decisive moment (saat yang menentukan)" dan kemampuan untuk melihat pola yang menarik, sangat tajam. Selalu bekerja keras, dan pemikiran-pemikirannya tentang teori dan praktek fotografi membuatnya menjadi tokoh legendaris di kalangan jurnalis foto kontemporer.

Robert Capa (Hungary) born 1913 : Salah satu pelopor fotografi modern dibidang fotografi politik dan perang, Capa mendapat ketenaran di seluruh dunia untuk fotonya tentang seorang prajurit dengan posisi hampir jatuh karena tertembak di Perang Saudara Spanyol. Beberapa foto dari Omaha Beach menjadi foto klasik dari D-Day. Capa turut mendirikan Photo Agency Magnum pada 1947. Dia meninggal karena menginjak sebuah ranjau darat di Indochina pada tahun 1954.


1948 Edwin Land (USA) : Dr. Edwin Land mengenalkan kamera Polaroid yaitu kamera yang dapat melakukan proses pencetakan foto sendiri.




1954 Minor White : Mempublikasikan Majalah Aperture yang pertama.

1954 Tri-x : Kodak memperkenalkan “Tri-x” yaitu film high speed (film yang tingkat sensitifitasnya terhadap cahaya sangat tinggi) B & W pertama. Sampai saat ini, film ini masih digunakan karena sifatnya yang fleksibel, mudah digunakan dan hasil cetakan fotonya bernuansa klasik.


1955 "Family of Man":  Pameran foto "Family of Man" dirancang oleh Edward Steichen (USA) dan sekaligus bertindak sebagai kurator foto. Pameran tersebut menampilkan foto-foto selama perang dunia kedua dengan sentuhan seni yang tinggi.

1959 Nikon : Nikon memperkenalkan Nikon seri F, kamera dengan sistem SLR pertama (SLR : Single-lens reflex adalah kamera yang menggunakan sistem jajaran lensa jalur tunggal untuk melewatkan berkas cahaya menuju ke dua tempat, yaitu Focal Plane dan Viewfinder, sehingga memungkinkan fotografer untuk dapat melihat objek melalui kamera yang sama persis seperti hasil fotonya). Nikon seri F menjadi standar untuk fotografi SLR.


1963 Man Ray (Emmanuel Radnitzky) (USA) : Menerbitkan autobigrafi berjudul “Self Portrait”. Lahir di Philadelphia, Pennsylvania, Man Ray dikenal sebagai fotografer avant garde (orang atau karya yang inovatif terutama dalam bidang seni, budaya dan sosial masyarakat) dan menjadi pelopor fotografi surealis (karya fotografi yang melampui batas logika). 


1963 Instant Film : Instan film warna pertama diperkenalkan oleh Polaroid.

1972 110-format film : Film format 110 dan kameranya diperkenalkan oleh Kodak dengan ukuran 13x17mm. Format ini tetap populer sampai tahun 1980-an.



1973 C-41 :  Diperkenalkan proses C-41 negatif film warna (pencetakan foto warna), menggantikan C-22.

1973 One-step : SX-70, kamera instan pertama yang dijual oleh Polaroid.


1975 E-6 Slide Processing : Diperkenalkan proses E-6 (pencetakan foto warna).

1975 First Digital Camera : Steven J. Sesson dari Eastman Kodak Company mendesain kamera digital pertama, dengan bobot hamper 4kg. Resolusi 0.1 megapixel. Gambar akan muncul di monitor setelah 23 detik setelah pengambilan gambar.



1977 Konica C35 AF : Kamera autofocus pertama.


1977 Cindy Sherman (USA) : Karyanya yang berjudul "Untitled Film Stills", yang dikerjakan tahun 1977 - 1980, menaikkan pamornya. Merupakan seri foto yang paling terkenal yang memuat potret diri (self potret) di abad ke-20.


1981 Ansel Adams : Ansel Adams mendapatkan Oriental Paper B&W dari Freestyle. Kemudian dia memperkenalkan produk ini sebagai kertas yang bagus pada Amerika. Freestyle terus memberikan penawaran unik, mereka mengklaim bahwa produknya bernilai tinggi bagi seorang fotografer kreatif.

1984 Canon : Mendemontrasikan kamera digital pertama, membuka pintu ke era baru fotografi.


1985 Minolta : Minolta memasarkan kamera SLR autofocus pertama (di Amerika dikenal dengan sebutan “Maxxum”).


1986 Arista : Arista line of Paper and Film yang dikembangkan oleh Freestyle, menjadi pemasok utama fotografi B&W.

1990 Adobe Photoshop Released : Release versi pertama dari Adobe Photoshop, yang melahirkan proses kamar gelap secara digital.

1992 PhotoCD :  Kodak memperkenalkan PhotoCD (sistem yang dirancang oleh Kodak untuk menyimpan foto secara digital dalam CD).


Sekitar tahun 2000
2002 Arista.EDU : Arista.EDU diperkenalkan oleh Freestyle sebagai kertas B&W dengan harga murah tapi berkualitas tinggi.

2005 Agfa : AGFA yang merupakan perusahaan fotografi besar di Jerman mengalami kebangkrutan.

2005 Arista.EDU Ultra and Arista II : Arista.EDU Ultra and Arista II diterbitkan.

2006 Varycon, Slavich : Freestyle memperkenalkan pada Amerika, Varycon and Slavich B & W paper, dari kroasia dan Rusia, secara berurutan.

2007 Forte : Pabrik kertas & film dari Hungaria mengalami kebangkrutan.