Beberapa
bukti awal yang menunjukkan bahwa manusia membuat "jus/juice" (buah
atau sayuran yang di extraksi atau ditekan sehingga keluar cairan alami yang
dikandungnya) untuk kesehatan adalah dari naskah laut mati yang ditulis 150 SM sampai
70 M. Dijelaskan dalam naskah tesebut bahwa "buah delima dan buah ara yang
ditumbuk" akan menghasilkan "kesehatan dan kecantikan".
Diduga, pada
saat itu, jus telah dibuat menggunakan alat semacam alu apotek dan gilingan kemudian
diperas/disaring. Banyak budaya di dunia yang menggunakan rempah-rempah dan tumbuhan
bahkan kombinasi keduanya untuk membuat ramuan yang bagus untuk kesehatan. Di
Korea, jus hijau menjadi bagian dari ritual untuk penyembuhan.
1920
Max Gerson seorang ilmuwan Jerman mengembangkan terapi menggabungkan diet
vegetarian dan jus dari bahan segar. Karyanya masih dipelajari dan dikembangkan
saat ini di Gerson Institute.
1936 Dr
Norman Walker menerbitkan buku tentang Jus sayuran. Juicer dengan merk Norwalk adalah
hasil dari buku ini dan menjadi Juicer yang mendunia. Lebih dari tujuh puluh
tahun Dr Walker mempelajari makanan sehat dan mengembangkan cara terbaik untuk mendapatkan
gizi adalah dengan lebih banyak memakan makanan mentah dan jus yang disebutnya
"Living Food". Norwalk juicer
masih tersedia sampai saat ini, cara kerjanya dengan terlebih dahulu mencacah buah
atau sayur, kemudian cacahan tersebut ditempatkan disuatu wadah kasa dan di tekan
dari atas (pres) untuk mengeluarkan cairannya. Dr Walker hidup sampai usia 118
tahun !
1954 Munculnya
Champion Juicer merupakan masticating juicer pertama. Masticating Juicer
menggunakan alat serupa bor untuk memproses bahan makanan, kerja motornya
lambat, tapi mampu menjaga enzim yang dikandung bahan makanan sehingga
menghasilkan juice yang pekat, serta bisa langsung memisahkan antara cairan dan
ampasnya. Hanya saja, juicer jenis ini mempunyai tabung yang kecil sehingga
bahan makanan yang akan diproses harus dipotong kecil-kecil dan di tekan kedalam
tabung menggunakan alat penekannya. Juicer ini bisa membuat jus dari hampir semua
jenis sayuran.
1960
Dr. Bernard Jensen membuka Kampung Sehat (Health Ranch) di Escondido,
California. Pasiennya datang dari seluruh dunia. Ditempat tersebut diajarkan
tentang gizi yang benar, olahraga, udara segar, sinar matahari, istirahat yang
cukup dan sikap yang positif untuk menghilangkan gejala penyakit kronis. Health
Ranch saat ini dikenal dengan nama Bernard Jensen Internasional, menyebutkan
bahwa terapi yang paling penting untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan penyakit
adalah dengan memperbaiki nutrisi yang masuk ke tubuh.
1970
Jack Lalanne, seorang penggiat olahraga, ahli gizi dan motivator dari Amerika yang
mendapat julukan "the godfather of fitness" mulai membahas manfaat
jus dan kesehatan yang didapat dari bahan makanan segar, bukan makanan olahan.
Dia menciptakan istilah " That's the power of the juice !" dan istilah
tersebut menjadi pupuler.
1989 Jay
Kordich, dikenal sebagai bapak jus sayuran, jus buah dan nutrisi, muncul untuk pertama
kalinya di televisi pada iklan jus dan kemudian menerbitkan dua buku tentang
jus. Dia mengajar seputar jus dan diet makanan segar.
1993 GreenPower Juicer diciptakan oleh Mr Kim
dari Korea. Proses ekstraksi menggunakan dua roda gigi didasarkan pada kerja
alu yang menekan (pres) sehingga keluar semua cairan alami dari buah dan
sayuran, dan tidak ada nutrisi atau enzim yang hilang karena pisau berkecepatan
tingginya bergerak secara sentrifugal (berputar).
1990 dan seterusnya
Juicer menjadi sangat populer dan tersedia di banyak toko.
2000
Dr. Bernard Jensen menerbitkan buku Terapi Juice (Juice Therapy). Bertahun-tahun
Dr. Jensen melakukan penelitian dan membuktikan bahwa jus buah dan sayuran
adalah metode tercepat untuk memberi nutrisi ke dalam tubuh kita. Juga ditunjukkan
efek dari jus yang luar biasa yaitu dapat meremajaan dan menyembuhkan tubuh.
2001
Jason Vale menulis buku pertamanya yang membicarakan manfaat yang didapatkan
dari jus. Selama beberapa waktu, ia terus-menerus menulis buku tentang jus dan
mempromosikan jus di media.
2009
Andrew dan Carol West mulai memperkenalkan penggunaan Jus yang dikombinasikan
dengan perawatan usus secara hidroterapi (terapi yang menggunakan air sebagai
medianya) yang diyakini dapat menghilangan racun (detox) selama 3 hari, di Spanyol.
Proses ini begitu populer dan pasiennya berdatangan dari seluruh Eropa. Kemudian
mereka membuka kelas Juicing and Nutritarian pertama di Eropa yang dikenal dengan
nama Obsidian Retreat.
2010 The
Mail on Sunday, The Times dan sejumlah majalah membuat ulasan tentang
keberhasilan program di Obsidian Retreat dalam menangani pasien-pasiennya yang
mempunyai penyakit seperti diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi dll. Awalnya
Obsidian Retreat hanya mempunyai villa dengan 5 kamar tidur kemudian berkembang
menjadi hotel dengan 26 kamar dan sekarang Obsidian Retreat buka setiap hari.
Mereka masih menggunakan diet jus nabati untuk menjaga kesehatan bahkan di
beberapa kejadian dapat menyembuhkan penyakit yang diderita pasien.
2010 Joe
Cross dan beberapa orang Australia yang ada di Amerika membuat sebuah film
dokumenter 60 hari dengan judul “Fat, Sick and Nearly Dead” di bawah pengawasan
Dr Joel Fuhrman, Direktur Nutrition Research Foundation. Cross hanya
mengkonsumsi jus dan makanan nabati kaya serat, hasilnya berat badannya turun
100 pounds (sekitar 45 kg), selama itu dia juga menghentikan semua pengobatan
kimia. Kemudian dia menjadi motivator dan pembicara jus dan diet makanan segar.
2013 Channel 5 di UK (United Kingdom) menayangkan “Fat, Sick and Nearly
Dead” di televisi nasional. Inggris mencatat telah terjadi peningkatan
penjualan juicer setelah tayangan tersebut bahkan beberapa pembeli harus masuk
daftar tunggu.
Source : Sejarah Jus





makasih buat share info ini kak
BalasHapustruk alat berat
Makasih kak 👍 buat tugas 😅hehehe
BalasHapus