ISTOCK
Kenyal, manis, dan menggelembung karena udara,
marshmallow adalah permen yang mudah kita temukan dipasaran (dan rasanya lezat).
Ternyata, permen yang sering dipanggang di api unggun ini berasal dari ribuan
tahun yang lalu dari bahan-bahan sederhana.
Dimulai
dengan fakta bahwa marshmallow sebenarnya adalah tumbuhan. Kebanyakan ditemukan
di Eropa dan Asia Barat, Althaea officinalis tumbuh
setinggi enam kaki (sekitar 1.8 m) dan mempunyai bunga berwarna ungu terang.
Salah satu jenis tumbuhan mallow, hidup di tempat basah atau di daerah rawa
(marshy) - kemudian disebut : "marsh
(rawa)" dan "mallow."
Sekitar awal
abad ke-9 SM, orang-orang Yunani menggunakan marshmallow untuk menyembuhkan
luka dan meredakan sakit tenggorokan. Minyak padat (balm) yang terbuat dari
getah tanaman marshmallow sering digunakan untuk mengobati sakit gigi dan luka akibat
sengatan lebah. Abad-abad berikutnya ditemukan lebih banyak lagi jenis obat yang
bisa dibuat dari tanaman marshmallow : dokter dari Arab membuat obat berbentuk
cairan kental dari daun muda marshmallow yang digunakan sebagai obat radang.
Bangsa Romawi menemukan bahwa marshmallow bekerja dengan baik sebagai pencahar,
sementara banyak peradaban lain yang menyatakan bahwa marshmallow mempunyai
efek buruk untuk libido. Pada Abad Pertengahan, marshmallow digunakan untuk
mengobati semua penyakit dari sakit perut hingga masuk angin dan insomnia
(susah tidur).
Bangsa Mesir Kuno yang pertama kali membuat makanan
manis (permen) dari tanaman marshmallow, ketika mereka mengkombinasikan getah
marshmallow dengan kacang dan madu. Hidangan tersebut tidak seperti marshmallow
yang kita kenal saat ini, dan disajikan hanya untuk kaum bangsawan. Diduga,
dewa-dewa juga menjadi penggemar makanan tersebut.
Selama berabad-abad setelah itu,
tanaman marshmallow hanya menjadi sumber makanan pada saat terjadi paceklik.
Berbeda dengan permen marshmallow, tanaman marshmallow keras dan sangat pahit.
Di abad ke-19 di Perancis, seorang pembuat manisan (permen) menggabungkan 2 hal
unik dari tanaman marshmallow yaitu tanaman marshmallow sebagai tanaman obat
dan tanaman marshmallow sebagai tanaman yang menghasilkan makanan lezat seperti
yang dilakukan oleh masyarakat zaman Mesir kuno. Pâté de guimauve adalah makanan
ringan yang kenyal dan lembut yang terbuat dari perasan akar marshmallow kering
dicampur dengan gula, air, dan telur. Dijual sebagai makanan sehat dalam bentuk
seperti ketupat dan batangan, guimauve dengan
cepat dikenal banyak orang. Tapi ada satu masalah : pengeringan akar tanaman
marshmallow dan mengubahnya menjadi makanan membutuhkan proses produksi yang
memakan waktu satu sampai dua hari. Untuk mengurangi waktu produksi tersebut, pembuat
permen menggunakan gelatin (olahan protein) untuk menggantikan ekstrak tanaman
marshmallow.
Dengan proses produksi yang lebih
efisien, marshmallow masuk ke AS pada akhir 1800-an. Segera setelah dikenal
masyarakat AS, resep marshmallow dimodifikasi menjadi krim marshmallow (dimana,
sesuai dengan semboyannya sebagai makanan kesehatan, krim marshmallow pernah
diiklankan sebagai krim untuk mengurangi kerutan). Tahun 1927, buku panduan
Girl Scouts (Pramuka Putri AS) memuat resep "Some More”. Dalam resep ini diinstruksikan
untuk "memanggang dua marshmallow di atas bara hingga bagian luarnya
berwarna coklat dan renyah namun bagian dalamnya lengket dan lembut kemudian letakkan dua marshmallow tersebut di
antara biscuit dan coklat batangan“. Some More kemudian disebut S’mores, dan menjadi
tradisi api unggun Amerika sejak itu.
Lompatan berikutnya untuk
marshmallow datang pada tahun 1950, ketika Alex Doumak mengembangkan proses
yang disebut ekstrusi (extrusion, suatu proses yang mengkombinasikan
beberapa proses meliputi pencampuran, pemasakan, pengadonan, penghancuran,
pencetakan, dan pembentukan) yang
memaksa campuran marshmallow mengalir melalui tabung logam, membentuknya
menjadi tali panjang yang kemudian dipotong dengan ukuran yang sama. Proses ini
menjadikan marshmallow berbentuk silinder dan mengandung lebih banyak udara
yang membuatnya lunak tapi kokoh, seperti marshmallow yang kita kenal. Kraft mengeluarkan
tagline "Jet Puffed” untuk produksi marshmallow-nya. Jet Puffed adalah
simulasi pesawat ulang alik yang dibuat oleh Aerojet untuk Kraft. Saat itu Kraft membuat undian
berhadiah dimana pemenangnya dapat menikmati keseruan didalam kabin pesawat
ulang alik.
Berkat keajaiban dalam industri makanan,
dewasa ini, Amerika mengkonsumsi lebih dari 40 juta kg marshmallow setiap
tahun. Produsen makanan membuat marshmallow dari gelatin dan pemanis buatan.
Anda juga dapat membuat marshmallow sendiri dari campuran sirup jagung, gula
pasir, agar-agar, dan beberapa bahan lainnya.
Jika Anda punya waktu dan
peralatan yang tepat, Anda bahkan dapat membuat marshmallow dengan cara yang
sangat kuno, menggunakan akar marshmallow. Langkah pertama : "Pastikan
akar marshmallow tidak berjamur atau terlalu berkayu." Semoga beruntung !


lengkap sekali infonya yah kak
BalasHapusbomag bw211d-40